Di awal musim 2024, Carlos Sainz dipastikan akan meninggalkan Ferrari akhir musim ini karena kursinya tidak diperpanjang untuk 2025. Ferrari memilih untuk mengontrak juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton, yang akan menjadi rekan setim Charles Leclerc mulai musim 2025, meninggalkan Sainz tanpa kursi di tim pabrikan Italia itu. ANTARA News+1
Fred Vasseur, bos Ferrari, mengakui bahwa memberitahu Sainz soal keputusan itu merupakan salah satu momen tersulit baginya, karena hubungan profesional mereka baik dan Sainz memberikan kontribusi besar bagi tim. Formula 1® - The Official F1® Website
📌 Reaksi Carlos Sainz
Sainz sendiri menyatakan bahwa keputusan Ferrari mengecewakan dan “bukan perasaan yang normal” pada awal musim karena ia awalnya yakin kontraknya akan diperpanjang. Sky Sports
Ia juga sempat berkata bahwa ia “sakit hati” setelah mendapat kabar bahwa tim tidak melanjutkan kontraknya, meski mencoba menerima situasi tersebut dan tetap fokus memberikan performa terbaik sepanjang 2024. ANTARA News
Namun, Sainz berusaha tetap profesional sepanjang musim, berhasil meraih beberapa kemenangan dan podium, serta menunjukkan performa kuat meskipun tahu musim itu adalah yang terakhirnya bersama Ferrari. ANTARA News
📌 Ketegangan dalam Tim
Selain soal kontrak, musim 2024 juga sempat memperlihatkan persaingan internal Ferrari terutama antara Sainz dan Leclerc. Salah satu contoh adalah insiden Las Vegas GP, di mana Sainz dianggap mengabaikan instruksi tim untuk tidak menyalip Leclerc, yang kemudian memicu protes keras dari rekan setimnya. motorsport.com+1
Kendati demikian, baik Sainz maupun Leclerc kemudian berupaya untuk menyelesaikan perselisihan tersebut dan tetap fokus pada tujuan tim di klasemen konstruktor. SI
📌 Dampak pada Ferrari dan Karier Sainz
-
Ferrari: Keputusan memilih Hamilton menunjukkan ambisi Ferrari untuk mengejar gelar dunia dengan dua pembalap berpengalaman kelas atas di masa depan.
-
Carlos Sainz: Setelah keluar dari Ferrari, Sainz dikaitkan dengan kursi di tim lain seperti Williams untuk musim 2025, sekaligus tetap menjadi salah satu pembalap teratas grid F1. Formula 1® - The Official F1® Website
Sainz juga menegaskan bahwa meskipun ia kecewa, ia akan tetap memberikan yang terbaik di sisa musim dengan Ferrari sebelum pindah ke tim barunya, tetap fokus untuk menang dan mengejar hasil terbaik. Yahoo Sports
📌 Inti Konflik dan Keluarnya Sainz
-
Ferrari memilih tidak memperpanjang kontrak Sainz untuk musim 2025 demi mendatangkan Lewis Hamilton. Sky Sports
-
Keputusan ini mengejutkan dan mengecewakan Sainz, yang awalnya yakin akan bertahan. Formula 1® - The Official F1® Website
-
Meski ada sejumlah ketegangan internal tim (misalnya soal instruksi balap), keduanya berusaha menjaga hubungan profesional. SI
-
Sainz tetap tampil kuat sepanjang 2024 dan siap melanjutkan kariernya di tim lain setelah berpisah dengan Ferrari. Yahoo Sports

Tidak ada komentar:
Posting Komentar